Jumat, 14 Januari 2011

MAKALAH SISTEM INFORMASI



MAKALAH SISTIM INFORMASI


DI SUSUN OLEH                
NAMA            : herry roger t jacob
NIM                :0856401017
JURUSAN     :TEKNIK KOMPUTER ( TK5 )
SEMESTER   :LIMA ( 5 )
TUGAS          :SISTIM INFORMASI ( SI ) PAGI
DOSEN          :BPK. DWI HARTANTO,S.KOM









PENERAPAN SISTEM INFORMASI TERPADU SEKOLAH (SITS)
UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN
A. LATAR BELAKANG
Dijaman era globalisasi dan perdagangan bebas yang akan segera diterapkan, sumber
daya manusia yang berkualitas menjadi syarat pokok untuk dapat bersaing .
Dan untuk mendapatkan sumberdaya manusia yang berkualitas,lembaga Pendidikan
mempunyai peran yang sangat vital dalam mencetak sumber daya manusia yang
berkualitas dan mampu bersaing dijaman era globalisasi dan Perdagangan Bebas.
Untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas memerlukan suatu sistem
pelayanan pendidikan yang berkualitas dan untuk itu semua pihak baik Pemerintah,
Pemerintah daerah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan Masyarakat sekolah (
stake holder ) harus bekerja sama untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya di
MAN 1 Kota Sukabumi.
Berdasarka peratuaran Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan Khususnya Standar Sarana dan Prasarana pasal 46 ayat (1) menjelaskan
bahwa “ satuan pendidikan yang memiliki peserta didik, pendidik, dan/atau tenaga
kependidikan yang memerlukan layanan khusus, wajib menyediakan akses ke sarana
prasarana yang sesuai dengan kebutuhan mereka”
Untuk itu sekolah harus dapat memberikan pelayanan terbaik kepada siswa dan orang
tua siswa seperti orang tua siswa/ wali murid dan siswa harus mendapatkan informasi
tentang perkembangan (proses belajar mengajar) siswa secara cepat, tepat dan akurat.
Semakin cepat informasi sampai kepada orang tua atau walimurid dan siswa, maka
akan semakin cepat juga perbaikan mutu (koreksi) pendidikan siswa. Untuk dapat
memberikan informasi secara cepat, tepat dan akurat, sekolah memerlukan sebuah
sistem informasi terpadu manajemen sekolah yang berkualitas.
Dan untuk mendapatkan sistem yang terintegrasi seperti itu tidaklah cukup kalau
dilakukan secara manual. Pembangunan suatu Sistem Informasi Manajemen (SIM)
berbasis komputer adalah solusi yang paling tepat.
B. PENGERTIAN SISTEM INFORMASI TERPADU SEKOLAH (SITS)
Kehadiran Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS) merupakan salah satu bentuk
kontribusi informasi teknologi yang diberikan kepada masyarakat khususnya dunia
pendidikan di MAN 1 Kota Sukabumi.
Sistem Informasi Terpadu yang layak digunakan untuk diterapkan didunia pendidikan
adalah Sistem Informasi yang harus memperhatikan beberapa aspek seperti aspek
teknologi, biaya implementasi, sumber daya dan kemampuan untuk beradaptasi dengan
perkembangan jaman. Sistem Informasi yang tambal sulam dan sudah tidak dapat
diabaikan dan perlu segera dilakukan otomatis secara menyeluruh.
Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS) suatu usaha untuk meningkatkan
keberhasilan penerapan Sistem Informasi di Sekolah bergantung dari komitmen seluruh
personil yang ada didalam manajemen sekolah, dan untuk itu akan melibatkan sekolah


dalam pembuatan sistem informasi manajemen tersebut sehingga Sistem Informasi
Manajemen tersebut akan sesuai dengan kondisi kebutuhan aplikasi Sistem Informasi
Terpadu Manjemen Sekolah (SITS) yang dikembangkan secara bertahap.
Lingkup palayanan perencanaan yang dilaksanakan dalam implementasi SITS di
sekolah antara lain :
- Survey ( User Requitment)
- Alokasi staff dan aktivitas
- Pembuatan Master Plan
- Konsultasi dalam hal penerapan Sistem Informasi Terpadu Sekolah
- Pelatihan kepada user
- Supervisi (pendampingan) dalam Implementasikan sistem Informasi Sekolah
- Maintenance (pemeliharaan)
C. KEUNGGULAN SISTEM INFORMASI TERPADU SEKOLAH (SITS)
Keunggulan yang dimiliki oleh Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS) adalah
sebagai berikut :
I. Arsitektur
1. Tumbuh dan berkembang SITS mengunakan arsitektur berbasis obyek (OPP)
yang mengganggap setiap entitas adalah obyek sehingga penambahan setiap
obyek menjadi lebih mudah dan sederhana. Selain itu juga setiap sifat dari
setiap entitas dapat ditentukan sehingga setiap entitas memiliki sifat (atau
kondisi sifat) yang sesuai dengan kebutuhan.
2. Fleksibel, Arsitektur SITS adalah fleksibel dalam arti dapat disesuaikan dengan
kebutuhan perkembangan sekolah. Penambahan feature yang spesifik terhadap
kebutuhan sekolah dapat dengan cepat dan mudah dilakukan.
3. Sistem yang terintergrasi, semua modul SITS adalah modul yang sudah
diintegrisasi sehingga dapat menghindari double entry yang biasa sering terjadi
pada komputerisasi manual.
II. Fasilitas dan Keunggulan
1. Multi Instalasi, SITS diciptakan dengan kumudahan penambahan modul baru.
2. Laporan yang fleksibel, bentuk laporan SITS dapat mudah disesuaikan dengan
bentuk form sekolah.
3. Training bertingkat untuk pengguna SITS : Tingkat User/Operator (Siswa,
Guru, Staf, Kepala Sekolah) dan Supervisor. Masing-masing tingkat memiliki
tingkat pengetahuan yang berbeda dan hak akses sistem SITS yang berbeda
sehingga pelatihannya pun akan berbeda.
4. Aplikasi yang berbasis Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar yang
memudahkan pengguna untuk lebih memahami cara penggunaan SITS.
5. Biaya Implementasi yang terjangkau, biaya implementasi untuk SITS
terjangkau untuk sekolah karena SITS memang didesaign dengan standarisasi
untuk kebutuhan sekolah secara generic.
6. User friendy dalam penggunaan dan simple, user atau operator yang tidak
memiliki latar belakang pengetahuan komputer (IT) dapat menjalankan aplikasi
SITS.


D. MUDULE-MODULE SISTEM INFORMASI TERPADU SEKOLAH (SITS)
Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS) mempunyai beberapa modul-modul utama
seperti berikut :
1. Module Absen (Bracode System)
2. Module Kesiswaan
3. Module Kurikulum
4. Module BP/BK
5. Module Keuangan (UDB dan DSP)
6. Module Perpustakaan
7. Module Kepegawaian
8. Module Asset
9. Module Raport/ Laporan
1. Module Absen
Module Absen adalah module yang digunakan untuk melayani absensi Siswa, Guru,
Staff, Module absensi menggunakan teknologi Barcode.
System yang mempunyai manfaat dan keuntungan sbb :
a. Absensi siswa, guru dan staf dilakukan secara otomatis (digital)
b. Sistem Absensi akan berhenti setelah waktu toleransi keterlambatan masuk sekolah
yang ditentukan.
c. Hasil rekapitulasi absensi dapat dilihat secara cepat, tepat dan akurat).
d. Menghemat waktu bagi guru dalam mengolah absensi siswa.
e. Sistem Informasi Terpadu Sekolah secara otomatis dapat mengetahui siswa yang
tidak masuk kelas, siswa yang masuknya terlambat sehingga akan mempermudah
dalam pengawasan.
f. Hasil rekapitulasi absensi dapat dikelompokan berdasrkan waktu (hari, minggu,
bulanan, semester dan tahunan) dan kelompok siswa (kelas, tahun ajaran, indek
prestasi, dll)
2. Module Kesiswaan
Modul kesiswaan adalah sebuah module yang berfungsi untuk mengolah seluruh data
siswa seperti :
a. Registrasi siswa baru berdasarkan Nomor Induk Siswa
b. Penyusunan daftar siswa per kelas / per jurusan
c. Rekapitulasi Jumlah Siswa (jumlah siswa aktif, jumlah siswa keluar, jumlah siswa
masuk/baru)
d. Penyusunan data alumni secara otomatis
e. Pencarian data siswa secara cepat, tepat dan akurat (siswa dan siswi alumni)
3. Module Kurikulum
Module guru adalah sebuah module yang berfungsi untuk mengolah data data siswa
yang bermanfaat dan penting bagi guru. Module guru dibagi dalam 2 katagori, yaitu :
a. Module Guru sebagai Wali Kelas
Module ini berfungsi untuk :
- Mengolah data absensi siswa
- Mengetahui persetase kehadiran siswa
- Rekapitulasi absensi siswa (mingguan, bulanan, semester dan tahunan)
- Mengoreksi absensi siswa (yang salah secara manual)
- Melihat hasil nilai siswa (per mata pelajaran)


b. Module Guru sebagai Guru Mata Pelajaran
Module ini berfungsi untuk :
- Data Entry Nilai Ujian (praktek, tertulis) siswa
- Menganalisis hasil ujian siswa
- Membuat rekapitulasi nilai ujian siswa
4. Module BP/ BK (Bidang Penyuluhan/Bimbingan dan Konseling)
Module ini berfungsi untuk mengolah data siswa yang perlu layanan khususi, seperti :
a. Jumlah alpa (tidak masuk tanpa berita) siswa yang melebihi batas minimum.
b. Jumlah siswa yang bermasalah
c. Data enty absensi siswa terlambat datang ke sekolah secara manual setelah siswa
tersebut membuat laporan (alasan) secara rinci dan jelas.
d. Membuat surat undangan untuk orang tua siswa ke sekolah untuk melakukan
konsultasi (mencari jalan keluar terbaik) tentang siswa yang sudah melakukan
kesalahan. Misalnya siswa yang 3 hari berturut-turut tidak masuk sekolah dengan
alasan yang tidak jelas
e. Data Entry peringatan untuk siswa
f. Data Entry siswa berprestasi
5. Module Administrasi
Module ini berfungsi untuk melakukan kegiatan administrasi yang berhubungan
dengan kegiatan siswa, seperti :
a. Membuat Surat Panggilan untuk siswa dan orang tua siswa
b. Membuat Surat Pemberitahuan untuk siswa dan orang tua siswa
c. Dll
6. Module Keuangan (Pembayaran UDB dan DSP)
Module ini berfungsi untuk melakukan transaksi pembayaran UDB siswa dengan
menggunakan teknologi Brocde System yang mengacu pada nomor induk siswa. Dan
mengunakan teknologi ini adalah sbb :
a. Akses cepat, tepat dan akurat untuk mengetahui status terakhir pembayaran SPP
siswa.
b. Mencetak slip pembayaran SPP siswa dengan cepat
c. Membuat rekapitulasi SPP siswa (harian, mingguan, bulanan, semester dan
tahunan) secara otomatis.
d. Menghindari kesalahan dalam proses pembayaran UDB yang akan berakibat
kerugian baik pihak sekolah maupun di pihak siswa.
7. Module Perpustakaan
Module ini berfungsi untuk melakukan transaksi perpustakaan seperti :
a. Transaksi Peminjaman Buku
b. Transaksi Pengembalian Buku
c. Pencarian Buku
d. Stock Inventory Perpustakaan
e. Data Entry Buku Baru
f. Laporan Rekapitulasi (harian, mingguan, bulanan, semester dan tahunan)
8. Module Kepegawaian
Module ini berfungsi untuk memudahkan dalam pengelolaan seluruh data pegawai
sekolah, seperti :
a. Pencarian Pegawai, seleksi dan penempatan pegawai
b. Penyusunan Program Pelatihan


c. Perbaikan Kondisi Kerja
d. Perencanaan Pegawai
e. Perencanaan Organisasi
f. Penilain Prestasi, mutasi dan promosi
g. Penggolongan jabatan, administrasi penggajihan dan Insentif
9. Module Manajemen Aseet Sekolah
Module ini berfungsi untuk memudahkan dalm pengolahan seluruh data asset sekolah,
seperti :
a. Pencarian data Asset
b. Penyusunan data Asset
c. Module kategori Asset
d. Module status
e. Module Supplier/ Vendor
f. Nilai Asset (depresiasi)
10. Module Raport / Laporan
Module raport ini berfungsi untuk laporan. Module laporan ini dibagi atas beberapa
jenis laporan, antara lain :
a. Laporan untuk Orang Tua Siswa/ Wali Murid (LKS)
Laporan Kegiatan Siswa (LKS) untuk orang tua siswa diberikan/ dikirimkan
kepada orang tua via kurir (POS) antara tanggal 1 s.d 5 setiap bulannya LKS berisi
beberapa informasi tentang kegiatan siswa selama sebualan terakhir, seperti:
- Kehadiran Siswa (persentase kehadiran)
- Nilai-nilai Uji Kompetensi (baik praktek maupun tulisan)
- Status Pembayaran DSP dan UDB
- Catatan Wali kelas/ Guru Bidang Studi
- Dll
Laporan kegiatan siswa yang dikirimkan ke orang tua siswa seperti Biling Kartu
Kredit Bank via jasa kurir (POS) atau langsung (tergantung permintaan) setiap
bulannya sehingga orang tua siswa atau wali murid dapat mengetahui kondisi
sesungguhnya (real) tentang kegiatan siswa (anaknya) secara cepat. Tepat dan
akurat sehingga apabila menemukan penyimpangan/ kesalahan dapat dilakukan
koreksi / perbaikan dengan cepat dan tepat. Sehingga diharapkan dengan LKS ini
orang tua dapat ikut berperan aktif untuk mengawasi, mengoreksi dan
mengingkatkan mutu pendidikan anaknya.
b. Laporan Untuk Siswa
Laporan ini berisi beberapa informasi tentang kegiatan siswa dan informasi penting
lainya yang harus diketahui oleh siswa, seperti :
- Status Kehadiran
- Nilai – nilai ulangan /Ujian
- Status Pembayaran SPP
- Jadwal kegiatan seperti extrakulikuler, praktek lab komputer, lab bahasa, kimia,
dll.
Dan laporan ini dibuat dalam bentuk from laporan khusus siswa yang dapat di
akses oleh siwa dengan sistem pengamam sbb :
Login : Nomor Induk Siswa
Password : ……… (rahasia dan min 6 karakter)


Sehingga informasi siswa hanya dapat di akses oleh siswa yang bersangkutan
(bersifat pribadi).
c. Laporan Untuk Guru
Laporan bulanan untuk guru ada 2 (dua) macam, yaitu :
- Laporan berbentuk digital (from dalam program SITS)
- Laporan tertulis (cetakan) dikirim dari tanggal 1 s.d 5 setiap bulanya
Kedua laporan tersebut berisi berapa laporan tentang :
- Rekapitulasi absensi siswa selama 1 bulan terakhir (wali kelas)
- Rekapitulasi nilai ujian / ulangan siswa selama 1 bulan terkhir (guru mata
pelajaran)
d. Laporan untuk Kepala Sekolah
Laporan bulana untuk kepala sekolah mencakup beberapa hal, seperti :
- Laporan keuangan (pembayaran UDB dan DSP)
- Rekapitulasi Bulanan Absensi Guru
- Rekapitulasi Jumlah Siswa
- Persentase Kehadiran Siswa
- Hasil analisis data siswa
- Dll (sesuai dengan kebutuhan)
E. KEBUTUHAN PERANGKAT KERAS, PERANGKAT LUNAK DAN LAINNYA
Server
1. Perangkat Keras (Hardware)
- Min Pentium IV atau lebih (xeon)
_ RAM min 512 Mb
_ HDD SCSI 40 GB
_ VGA Card 10/100 kbps
_ Modem 56 kbps
_ Keybord dan mouse
_ FDD 1.44 MB
_ CD Rom 52x
_ Monitor
2. Sofwer
- Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS)
CLIENT
1. Perangkat Keras (Hardware)
- Min Pentium III
_ RAM 128 Mb
_ Min HDD SCST 20 GB
_ Min VGA 16 Mb
_ LAN Card 10/100 kbps
_ Keyborad dan mouse
_ FDD 1.44 MB
_ Min CD ROM 48x
_ Monitor 15”
2. Software
- Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS)


F. PENUTUP
Demikian makalah tentang perkembangan Sistem Informasi Terapu Sekolah (SITS) ini
dibuat, agar kiranya dapat memberikan pertimbangan dan gambaran untuk efisiensi
pekerjaan dalam manajemen Sekolah yang nantinya sekolah akan mempunyai sistem
informasi manajemen sekolah yang terintegrasi dan terkelola dengan baik. Sehingga
diharapkan akan meningkatkan mutu pendidikan khusunya di MAN 1 Kota Sukabumi
dan mutu pendidikan pada umumnya.


PROSES PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI TERPADU SEKOLAH
MAN 1 KOTA SUKABUMI
Clien
Kesiswaan
Clien
Perpustakaan
Clien
Kurikulum
Clien
Kolektor UDB/
DSP
Clien
BP/BK
Server Kepala MAN 1
Mesin Absen
1
Mesin Absen
2
Mesin Absen
3
Proses Penggunaan :
1. Siswa/Guru/Karyawan memasukan Kartu multi fungsi ke mesin absen dan akan
muncul Nama, kelas, No. Induk dan Foto (untuk siswa) / Nama, NIP, Mata
Pelajaran (untuk Guru)/Nama, NIP, pekerjaan (Untuk Karyawan).
2. Data akan masuk kepada server dan sepada semua clien.
3. Data hanya dapat dirubah oleh server/Kepala Madrasah
4. Clien Kesiswaan dapat memonitor dan dapat memasukan data Kesiswaan
5. Clien Kurikulum dapat memonitor dan dapat memasukan data kurikulum
6. Clien Kolektor UDB/DSP dapat memonitor dan dapat memasukan data keuangan
melalui kartu multi fungsi siswa
7. Clien BP/BK dapat memonitor dan dapat memasukan data BP/BK
8. Clien Perpustakaan dapat memonitor dan dapat memasukan data Perpustakaan
langsung dan data siswa dapat menggunakan kartu multi fungsi.

0 komentar:

Poskan Komentar

MAKALAH SISTEM INFORMASI



MAKALAH SISTIM INFORMASI


DI SUSUN OLEH                
NAMA            : herry roger t jacob
NIM                :0856401017
JURUSAN     :TEKNIK KOMPUTER ( TK5 )
SEMESTER   :LIMA ( 5 )
TUGAS          :SISTIM INFORMASI ( SI ) PAGI
DOSEN          :BPK. DWI HARTANTO,S.KOM









PENERAPAN SISTEM INFORMASI TERPADU SEKOLAH (SITS)
UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN
A. LATAR BELAKANG
Dijaman era globalisasi dan perdagangan bebas yang akan segera diterapkan, sumber
daya manusia yang berkualitas menjadi syarat pokok untuk dapat bersaing .
Dan untuk mendapatkan sumberdaya manusia yang berkualitas,lembaga Pendidikan
mempunyai peran yang sangat vital dalam mencetak sumber daya manusia yang
berkualitas dan mampu bersaing dijaman era globalisasi dan Perdagangan Bebas.
Untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas memerlukan suatu sistem
pelayanan pendidikan yang berkualitas dan untuk itu semua pihak baik Pemerintah,
Pemerintah daerah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan Masyarakat sekolah (
stake holder ) harus bekerja sama untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya di
MAN 1 Kota Sukabumi.
Berdasarka peratuaran Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan Khususnya Standar Sarana dan Prasarana pasal 46 ayat (1) menjelaskan
bahwa “ satuan pendidikan yang memiliki peserta didik, pendidik, dan/atau tenaga
kependidikan yang memerlukan layanan khusus, wajib menyediakan akses ke sarana
prasarana yang sesuai dengan kebutuhan mereka”
Untuk itu sekolah harus dapat memberikan pelayanan terbaik kepada siswa dan orang
tua siswa seperti orang tua siswa/ wali murid dan siswa harus mendapatkan informasi
tentang perkembangan (proses belajar mengajar) siswa secara cepat, tepat dan akurat.
Semakin cepat informasi sampai kepada orang tua atau walimurid dan siswa, maka
akan semakin cepat juga perbaikan mutu (koreksi) pendidikan siswa. Untuk dapat
memberikan informasi secara cepat, tepat dan akurat, sekolah memerlukan sebuah
sistem informasi terpadu manajemen sekolah yang berkualitas.
Dan untuk mendapatkan sistem yang terintegrasi seperti itu tidaklah cukup kalau
dilakukan secara manual. Pembangunan suatu Sistem Informasi Manajemen (SIM)
berbasis komputer adalah solusi yang paling tepat.
B. PENGERTIAN SISTEM INFORMASI TERPADU SEKOLAH (SITS)
Kehadiran Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS) merupakan salah satu bentuk
kontribusi informasi teknologi yang diberikan kepada masyarakat khususnya dunia
pendidikan di MAN 1 Kota Sukabumi.
Sistem Informasi Terpadu yang layak digunakan untuk diterapkan didunia pendidikan
adalah Sistem Informasi yang harus memperhatikan beberapa aspek seperti aspek
teknologi, biaya implementasi, sumber daya dan kemampuan untuk beradaptasi dengan
perkembangan jaman. Sistem Informasi yang tambal sulam dan sudah tidak dapat
diabaikan dan perlu segera dilakukan otomatis secara menyeluruh.
Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS) suatu usaha untuk meningkatkan
keberhasilan penerapan Sistem Informasi di Sekolah bergantung dari komitmen seluruh
personil yang ada didalam manajemen sekolah, dan untuk itu akan melibatkan sekolah


dalam pembuatan sistem informasi manajemen tersebut sehingga Sistem Informasi
Manajemen tersebut akan sesuai dengan kondisi kebutuhan aplikasi Sistem Informasi
Terpadu Manjemen Sekolah (SITS) yang dikembangkan secara bertahap.
Lingkup palayanan perencanaan yang dilaksanakan dalam implementasi SITS di
sekolah antara lain :
- Survey ( User Requitment)
- Alokasi staff dan aktivitas
- Pembuatan Master Plan
- Konsultasi dalam hal penerapan Sistem Informasi Terpadu Sekolah
- Pelatihan kepada user
- Supervisi (pendampingan) dalam Implementasikan sistem Informasi Sekolah
- Maintenance (pemeliharaan)
C. KEUNGGULAN SISTEM INFORMASI TERPADU SEKOLAH (SITS)
Keunggulan yang dimiliki oleh Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS) adalah
sebagai berikut :
I. Arsitektur
1. Tumbuh dan berkembang SITS mengunakan arsitektur berbasis obyek (OPP)
yang mengganggap setiap entitas adalah obyek sehingga penambahan setiap
obyek menjadi lebih mudah dan sederhana. Selain itu juga setiap sifat dari
setiap entitas dapat ditentukan sehingga setiap entitas memiliki sifat (atau
kondisi sifat) yang sesuai dengan kebutuhan.
2. Fleksibel, Arsitektur SITS adalah fleksibel dalam arti dapat disesuaikan dengan
kebutuhan perkembangan sekolah. Penambahan feature yang spesifik terhadap
kebutuhan sekolah dapat dengan cepat dan mudah dilakukan.
3. Sistem yang terintergrasi, semua modul SITS adalah modul yang sudah
diintegrisasi sehingga dapat menghindari double entry yang biasa sering terjadi
pada komputerisasi manual.
II. Fasilitas dan Keunggulan
1. Multi Instalasi, SITS diciptakan dengan kumudahan penambahan modul baru.
2. Laporan yang fleksibel, bentuk laporan SITS dapat mudah disesuaikan dengan
bentuk form sekolah.
3. Training bertingkat untuk pengguna SITS : Tingkat User/Operator (Siswa,
Guru, Staf, Kepala Sekolah) dan Supervisor. Masing-masing tingkat memiliki
tingkat pengetahuan yang berbeda dan hak akses sistem SITS yang berbeda
sehingga pelatihannya pun akan berbeda.
4. Aplikasi yang berbasis Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar yang
memudahkan pengguna untuk lebih memahami cara penggunaan SITS.
5. Biaya Implementasi yang terjangkau, biaya implementasi untuk SITS
terjangkau untuk sekolah karena SITS memang didesaign dengan standarisasi
untuk kebutuhan sekolah secara generic.
6. User friendy dalam penggunaan dan simple, user atau operator yang tidak
memiliki latar belakang pengetahuan komputer (IT) dapat menjalankan aplikasi
SITS.


D. MUDULE-MODULE SISTEM INFORMASI TERPADU SEKOLAH (SITS)
Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS) mempunyai beberapa modul-modul utama
seperti berikut :
1. Module Absen (Bracode System)
2. Module Kesiswaan
3. Module Kurikulum
4. Module BP/BK
5. Module Keuangan (UDB dan DSP)
6. Module Perpustakaan
7. Module Kepegawaian
8. Module Asset
9. Module Raport/ Laporan
1. Module Absen
Module Absen adalah module yang digunakan untuk melayani absensi Siswa, Guru,
Staff, Module absensi menggunakan teknologi Barcode.
System yang mempunyai manfaat dan keuntungan sbb :
a. Absensi siswa, guru dan staf dilakukan secara otomatis (digital)
b. Sistem Absensi akan berhenti setelah waktu toleransi keterlambatan masuk sekolah
yang ditentukan.
c. Hasil rekapitulasi absensi dapat dilihat secara cepat, tepat dan akurat).
d. Menghemat waktu bagi guru dalam mengolah absensi siswa.
e. Sistem Informasi Terpadu Sekolah secara otomatis dapat mengetahui siswa yang
tidak masuk kelas, siswa yang masuknya terlambat sehingga akan mempermudah
dalam pengawasan.
f. Hasil rekapitulasi absensi dapat dikelompokan berdasrkan waktu (hari, minggu,
bulanan, semester dan tahunan) dan kelompok siswa (kelas, tahun ajaran, indek
prestasi, dll)
2. Module Kesiswaan
Modul kesiswaan adalah sebuah module yang berfungsi untuk mengolah seluruh data
siswa seperti :
a. Registrasi siswa baru berdasarkan Nomor Induk Siswa
b. Penyusunan daftar siswa per kelas / per jurusan
c. Rekapitulasi Jumlah Siswa (jumlah siswa aktif, jumlah siswa keluar, jumlah siswa
masuk/baru)
d. Penyusunan data alumni secara otomatis
e. Pencarian data siswa secara cepat, tepat dan akurat (siswa dan siswi alumni)
3. Module Kurikulum
Module guru adalah sebuah module yang berfungsi untuk mengolah data data siswa
yang bermanfaat dan penting bagi guru. Module guru dibagi dalam 2 katagori, yaitu :
a. Module Guru sebagai Wali Kelas
Module ini berfungsi untuk :
- Mengolah data absensi siswa
- Mengetahui persetase kehadiran siswa
- Rekapitulasi absensi siswa (mingguan, bulanan, semester dan tahunan)
- Mengoreksi absensi siswa (yang salah secara manual)
- Melihat hasil nilai siswa (per mata pelajaran)


b. Module Guru sebagai Guru Mata Pelajaran
Module ini berfungsi untuk :
- Data Entry Nilai Ujian (praktek, tertulis) siswa
- Menganalisis hasil ujian siswa
- Membuat rekapitulasi nilai ujian siswa
4. Module BP/ BK (Bidang Penyuluhan/Bimbingan dan Konseling)
Module ini berfungsi untuk mengolah data siswa yang perlu layanan khususi, seperti :
a. Jumlah alpa (tidak masuk tanpa berita) siswa yang melebihi batas minimum.
b. Jumlah siswa yang bermasalah
c. Data enty absensi siswa terlambat datang ke sekolah secara manual setelah siswa
tersebut membuat laporan (alasan) secara rinci dan jelas.
d. Membuat surat undangan untuk orang tua siswa ke sekolah untuk melakukan
konsultasi (mencari jalan keluar terbaik) tentang siswa yang sudah melakukan
kesalahan. Misalnya siswa yang 3 hari berturut-turut tidak masuk sekolah dengan
alasan yang tidak jelas
e. Data Entry peringatan untuk siswa
f. Data Entry siswa berprestasi
5. Module Administrasi
Module ini berfungsi untuk melakukan kegiatan administrasi yang berhubungan
dengan kegiatan siswa, seperti :
a. Membuat Surat Panggilan untuk siswa dan orang tua siswa
b. Membuat Surat Pemberitahuan untuk siswa dan orang tua siswa
c. Dll
6. Module Keuangan (Pembayaran UDB dan DSP)
Module ini berfungsi untuk melakukan transaksi pembayaran UDB siswa dengan
menggunakan teknologi Brocde System yang mengacu pada nomor induk siswa. Dan
mengunakan teknologi ini adalah sbb :
a. Akses cepat, tepat dan akurat untuk mengetahui status terakhir pembayaran SPP
siswa.
b. Mencetak slip pembayaran SPP siswa dengan cepat
c. Membuat rekapitulasi SPP siswa (harian, mingguan, bulanan, semester dan
tahunan) secara otomatis.
d. Menghindari kesalahan dalam proses pembayaran UDB yang akan berakibat
kerugian baik pihak sekolah maupun di pihak siswa.
7. Module Perpustakaan
Module ini berfungsi untuk melakukan transaksi perpustakaan seperti :
a. Transaksi Peminjaman Buku
b. Transaksi Pengembalian Buku
c. Pencarian Buku
d. Stock Inventory Perpustakaan
e. Data Entry Buku Baru
f. Laporan Rekapitulasi (harian, mingguan, bulanan, semester dan tahunan)
8. Module Kepegawaian
Module ini berfungsi untuk memudahkan dalam pengelolaan seluruh data pegawai
sekolah, seperti :
a. Pencarian Pegawai, seleksi dan penempatan pegawai
b. Penyusunan Program Pelatihan


c. Perbaikan Kondisi Kerja
d. Perencanaan Pegawai
e. Perencanaan Organisasi
f. Penilain Prestasi, mutasi dan promosi
g. Penggolongan jabatan, administrasi penggajihan dan Insentif
9. Module Manajemen Aseet Sekolah
Module ini berfungsi untuk memudahkan dalm pengolahan seluruh data asset sekolah,
seperti :
a. Pencarian data Asset
b. Penyusunan data Asset
c. Module kategori Asset
d. Module status
e. Module Supplier/ Vendor
f. Nilai Asset (depresiasi)
10. Module Raport / Laporan
Module raport ini berfungsi untuk laporan. Module laporan ini dibagi atas beberapa
jenis laporan, antara lain :
a. Laporan untuk Orang Tua Siswa/ Wali Murid (LKS)
Laporan Kegiatan Siswa (LKS) untuk orang tua siswa diberikan/ dikirimkan
kepada orang tua via kurir (POS) antara tanggal 1 s.d 5 setiap bulannya LKS berisi
beberapa informasi tentang kegiatan siswa selama sebualan terakhir, seperti:
- Kehadiran Siswa (persentase kehadiran)
- Nilai-nilai Uji Kompetensi (baik praktek maupun tulisan)
- Status Pembayaran DSP dan UDB
- Catatan Wali kelas/ Guru Bidang Studi
- Dll
Laporan kegiatan siswa yang dikirimkan ke orang tua siswa seperti Biling Kartu
Kredit Bank via jasa kurir (POS) atau langsung (tergantung permintaan) setiap
bulannya sehingga orang tua siswa atau wali murid dapat mengetahui kondisi
sesungguhnya (real) tentang kegiatan siswa (anaknya) secara cepat. Tepat dan
akurat sehingga apabila menemukan penyimpangan/ kesalahan dapat dilakukan
koreksi / perbaikan dengan cepat dan tepat. Sehingga diharapkan dengan LKS ini
orang tua dapat ikut berperan aktif untuk mengawasi, mengoreksi dan
mengingkatkan mutu pendidikan anaknya.
b. Laporan Untuk Siswa
Laporan ini berisi beberapa informasi tentang kegiatan siswa dan informasi penting
lainya yang harus diketahui oleh siswa, seperti :
- Status Kehadiran
- Nilai – nilai ulangan /Ujian
- Status Pembayaran SPP
- Jadwal kegiatan seperti extrakulikuler, praktek lab komputer, lab bahasa, kimia,
dll.
Dan laporan ini dibuat dalam bentuk from laporan khusus siswa yang dapat di
akses oleh siwa dengan sistem pengamam sbb :
Login : Nomor Induk Siswa
Password : ……… (rahasia dan min 6 karakter)


Sehingga informasi siswa hanya dapat di akses oleh siswa yang bersangkutan
(bersifat pribadi).
c. Laporan Untuk Guru
Laporan bulanan untuk guru ada 2 (dua) macam, yaitu :
- Laporan berbentuk digital (from dalam program SITS)
- Laporan tertulis (cetakan) dikirim dari tanggal 1 s.d 5 setiap bulanya
Kedua laporan tersebut berisi berapa laporan tentang :
- Rekapitulasi absensi siswa selama 1 bulan terakhir (wali kelas)
- Rekapitulasi nilai ujian / ulangan siswa selama 1 bulan terkhir (guru mata
pelajaran)
d. Laporan untuk Kepala Sekolah
Laporan bulana untuk kepala sekolah mencakup beberapa hal, seperti :
- Laporan keuangan (pembayaran UDB dan DSP)
- Rekapitulasi Bulanan Absensi Guru
- Rekapitulasi Jumlah Siswa
- Persentase Kehadiran Siswa
- Hasil analisis data siswa
- Dll (sesuai dengan kebutuhan)
E. KEBUTUHAN PERANGKAT KERAS, PERANGKAT LUNAK DAN LAINNYA
Server
1. Perangkat Keras (Hardware)
- Min Pentium IV atau lebih (xeon)
_ RAM min 512 Mb
_ HDD SCSI 40 GB
_ VGA Card 10/100 kbps
_ Modem 56 kbps
_ Keybord dan mouse
_ FDD 1.44 MB
_ CD Rom 52x
_ Monitor
2. Sofwer
- Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS)
CLIENT
1. Perangkat Keras (Hardware)
- Min Pentium III
_ RAM 128 Mb
_ Min HDD SCST 20 GB
_ Min VGA 16 Mb
_ LAN Card 10/100 kbps
_ Keyborad dan mouse
_ FDD 1.44 MB
_ Min CD ROM 48x
_ Monitor 15”
2. Software
- Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS)


F. PENUTUP
Demikian makalah tentang perkembangan Sistem Informasi Terapu Sekolah (SITS) ini
dibuat, agar kiranya dapat memberikan pertimbangan dan gambaran untuk efisiensi
pekerjaan dalam manajemen Sekolah yang nantinya sekolah akan mempunyai sistem
informasi manajemen sekolah yang terintegrasi dan terkelola dengan baik. Sehingga
diharapkan akan meningkatkan mutu pendidikan khusunya di MAN 1 Kota Sukabumi
dan mutu pendidikan pada umumnya.


PROSES PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI TERPADU SEKOLAH
MAN 1 KOTA SUKABUMI
Clien
Kesiswaan
Clien
Perpustakaan
Clien
Kurikulum
Clien
Kolektor UDB/
DSP
Clien
BP/BK
Server Kepala MAN 1
Mesin Absen
1
Mesin Absen
2
Mesin Absen
3
Proses Penggunaan :
1. Siswa/Guru/Karyawan memasukan Kartu multi fungsi ke mesin absen dan akan
muncul Nama, kelas, No. Induk dan Foto (untuk siswa) / Nama, NIP, Mata
Pelajaran (untuk Guru)/Nama, NIP, pekerjaan (Untuk Karyawan).
2. Data akan masuk kepada server dan sepada semua clien.
3. Data hanya dapat dirubah oleh server/Kepala Madrasah
4. Clien Kesiswaan dapat memonitor dan dapat memasukan data Kesiswaan
5. Clien Kurikulum dapat memonitor dan dapat memasukan data kurikulum
6. Clien Kolektor UDB/DSP dapat memonitor dan dapat memasukan data keuangan
melalui kartu multi fungsi siswa
7. Clien BP/BK dapat memonitor dan dapat memasukan data BP/BK
8. Clien Perpustakaan dapat memonitor dan dapat memasukan data Perpustakaan
langsung dan data siswa dapat menggunakan kartu multi fungsi.

0 komentar:

Poskan Komentar